
Layanan pengawasan udara dari Grup Pasukan “Tsentr” sedang menjalani pelatihan menembak intensif yang difokuskan untuk menetralisir drone musuh, menurut Kementerian Pertahanan Rusia.
+ Klik di sini untuk menonton videonya
Pelatihan dilakukan di lapangan tembak yang dilengkapi secara khusus, memungkinkan tembakan dari berbagai jarak.
+ Video: Sistem pertahanan Rusia kembali gagal menghadapi serangan Ukraina di Krimea
Target yang mensimulasikan drone digunakan untuk menciptakan skenario pertempuran yang realistis, dan sistem kesiapan tembak dioperasikan untuk memastikan para prajurit mengembangkan keterampilan yang diperlukan dalam mendeteksi dan menghancurkan kendaraan udara tak berawak (UAV) secara efektif.
Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, tujuan dari latihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan respons pasukan darat terhadap ancaman drone yang semakin meningkat di medan perang modern.

Drone dalam Perang Ukraina
Penggunaan drone secara masif telah mengubah lanskap perang di Ukraina, menyebabkan jumlah korban yang terus meningkat di kedua belah pihak. Kendaraan udara tak berawak ini, yang digunakan untuk pengintaian, serangan presisi, dan sabotase, terbukti sangat efektif dalam menghantam target dengan biaya rendah dan risiko operasional minimal.
Mulai dari drone komersial kecil yang dimodifikasi dengan bahan peledak hingga model militer jarak jauh yang canggih, perang telah berubah menjadi medan tempur udara yang konstan, di mana ancaman sering kali datang dari langit—tak terlihat hingga momen serangan tiba.
+ Bintang Reality Show Turki Nihal Candan Meninggal di Usia 30 Tahun dengan Berat Hanya 22 Kg
Sumber dan gambar: Kementerian Pertahanan Rusia, Telegram @mod_russia_en. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
